Selasa, November 17, 2009

tips memilih tenda

Dewasa ini di Indonesia banyak sekali beredar tenda-tenda entah itu
dijual secara perseorangan dan dijual di toko-toko outdoor, rata-rata
dengan konstrusi dome tent atau pengembangan dari tunnel tent dan
single hope tent. Namun dari semua tenda yang dijual dipasaran dewasa
ini sebenarnya tidak semuanya cocok dipakai untuk mendaki gunung, ada
tenda yang hanya cocok dipakai camping di kaki gunung atau bahkan
cocok hanya dipakai untuk camping di halaman belakang rumah.

Nah bagaimana mengetahui ciri-ciri tenda yang cocok untuk mendaki
gunung? berikut mudah-mudahan tips ini bisa membantu teman-teman
dalam memilih tenda yang cocok untuk pendakian gunung.

01- Tinggi Tenda
Tenda untuk pendakian gunung cenderung konstruksinya lebih rendah
dari pada tenda untuk camping, ini dikarenakan untuk lebih tahan
terhadap tiupan angin yang lebih kencang didaerah ketinggian gunung
ketimbang lokasi camping yang berada lebih rendah di kaki gunung.
Pilihlah tenda yang lebih rendah konstruksinya.

02- Bahan tenda
Perhatikan bahan tenda pilihlah yang dari nylon jangan pilih tenda
yang terbuat dari kain katun bahan
bagian dalamnya (inner) terbuat dari katun, jika tenda ini dipakai
digunung yang tinggi yang bersuhu lembab akan sangat dingin sekali,
tenda ini tidak bisa memberikan isolasi yang baik bagi penghuninya.
Tenda dengan bahan jenis ini hanya cocok dipakai untuk camping.

03- Lembar Flysheet
Tenda untuk pendakian gunung harus mempunyai lembar flysheet nya,
kecuali tenda yang single tent yang terbuat dari bahan breathable
garmen yang bisa menahan air tapi kondensasi dalam tenda bisa keluar.
seperti tenda keluaran merek Bibler akan tetapi harga tenda dengan
bahan jenis seperti ini mahal sekali, dan kebanyakan tenda Bibler ini
dipakainya di gunung-gunung tinggi bersalju. Di Indonesia banyak
sekali tenda camping yang dijual tenda ini umumnya tidak memiliki
flysheet, kalaupun ada pendek sekali bahkan cenderung hanya seperti
hiasan, seperti misalnya tenda merek bestway yang banyak dijual di
beberapa toko di jakarta. Flysheet sangat berguna untuk melindungi
tenda bagian dalam dari hujan, flysheet yang bagus adalah yang
menutup tenda hingga kebawahnya. Hindari memakai tenda camping yang
tidak mempunyai flysheet karena sewaktu dipakai di gunung dengan
cuaca yang lembab saja tenda tersebut cenderung bagian dalamnya akan
menjadi lembab dan sangat buruk untuk kesehatan pendaki didalamnya.

04- Jarak flysheet dan bagian dalam tenda
Perhatikan juga jarak antara flysheet dan diding tenda, jarak yang
bagus adalah satu jengkal karena dengan begitu bagian dalam tenda
tidak menempel dengan flysheet dan jika hujan lebat bagian dalam
tenda tidak ikut basah oleh flysheet, yang bisa menyebabkan kebocoran
juga, jarak yang bagus antara flysheet dan bagian dalam tenda akan
memungkinkan uap kondensasi dari dalam tenda hilng tertiup angin
sehingga tidak tertampung di bagian dalam flysheet yang water proof,
Jika tertampung dibagian dalam flysheet akan berubah menjadi titik
air dan kembali jatuh kebagian dalam tenda. Kadan inilah yang kita
sangka tenda bocor sewaktu hujan, padahal tendanya tidak bocor atau
bolong sama sekali.

05- Guylines atau tali pengencang
tenda pendakian gunung pasti akan mempunyai tali-tali pengencang
dibagian tertentu yang berguna untuk ketahanan tenda dalam menghadapi
angin di gunung. tali-tali ini umumnya oleh pabrik tenda ditempatkan
pada titik-titik frame konstruksi tenda yang berguna memberikan
kekuatan tambahan pda frame agar tidak patah.

06- ruang penyimpanan
Teras atau istilah kerennya vestibule tenda, adalah bonus istimewa
untuk tenda pendakian gunung, karena selain bisa dijadikan tempat
penyimpanan barang, vestibule bisa dijadikan dapur saat cuaca jelek
dan tidak memungkinkan untuk memasak di luar tenda.

Itulah enam titik penting yang perlu kita perhatikan saat memilih
tenda untuk kegiatan pendakian gunung. mengenai hal lainnya
tergantung selera dan type gunung yang akan kita daki.

----------------------------------------------------------------------------------------------------

Bermalam di bawah nylon
Sebagian tenda yang diproduksi saat ini kebanyakan berbahan dasar nylon. Bahan dasar nylon yang ringan juga cepat kering serta lebih tahan lama dibandingkan bahan katun. Tetapi, kelemahannya bahan nylon sangat mudah rusak bila sering terkena sinar ultra violet dari Matahari. Sehingga banyak perusahaan industri ini yang berpikiran untuk melapis bahan tersebut dengan bahan lain untuk meminimalkan efek merusak dari sinar Matahari, tapi kenyataan yang ada di puncak gunung dengan sinar matahari yang langsung mengenai tenda tidak juga membuat bahan nylon yang didobel lebih tahan. Jadi lebih baik gunakan bahan pelapis yang murah tetapi tebal saja untuk melindungi tenda Anda dari sinar Matahari.

Tenda-tenda sekarang juga banyak yang dipadukan dengan katun di bagian dalamnya. Karena bahan katun dapat mengeluarkan uap panas tubuh dari dalam tenda ketimbang seluruh tenda yang berbahan dasar nylon. Jadi, bila bahan tenda Anda secara keseluruhan berbahan dasar nylon pastikan tenda tersebut memiliki sistem ventilasi yang baik, sebelum Anda merasa sangat gerah di dalamnya sepanjang malam.

Salah satu cara mudah untuk menjaga sistem ventilasi di tenda Anda adalah membuka pintu lebar-lebar. Lebih baik bila tenda Anda memiliki pintu di kedua sisinya yang diperuntukkan keluar dan masuknya udara. Membuka pintu tenda bisa jadi merupakan ide yang buruk bila ada binatang masuk ke dalam tenda. Tetapi, ini bisa diantisipasi bila pintu tenda anda memiliki pintu berbahan kelambu yang juga dapat di tutup mengikuti jahitan pintu tenda. Dan bahan kelambu ini harus dijahit pada bagian luar pintu tenda sehingga bila kita ingin membuka pintu tenda dari dalam tidak perlu dua kali bekerja.

Lapisan dasar tenda haruslah dijahit menyambung dengan bagian badan tenda. Ini untuk menghindarkan penghuni tenda mengalami basah pada waktu malam karena embun atau air. Banyak perusahaan kini menambal jahitan pada tenda dengan menggunakan tempelan seperti isolasi (tape) untuk mencegah air masuk melalui lubang jahitan. Beberapa tenda tidak dilengkapi dengan tempelan tersebut, sehingga anda perlu untuk menempelkannya sendiri. Alas tenda dapat di buat dari bahan dasar nylon tebal seperti bahan neophrene dengan maksud untuk membuat tidur Anda senyaman mungkin. Tetapi, lebih baik belilah tenda dengan alas nylon tebal dan kemudian tambahkan bagian dasar tenda dengan plastik atau bagor untuk menjaga alas tenda dari guratan dan cabikan karena batu pepohonan kecil. Juga jangan lupa gunakan alas tidur seperti matras yang mudah dibawa agar istirahat kita lebih terasa nyaman.


Bagian serambi tenda
Tenda yang baik haruslah juga yang memiliki serambi di bagian depannya. Ada beberapa tenda yang memiliki bagian serambi yang sedemikian besarnya hingga bisa digunakan sebagai tempat untuk tidur tambahan. Tenda yang memiliki dua pintu salah satunya pasti memiliki serambi yang bisa digunakan sebagai tempat barang atau tempat untuk memasak. Jika Anda memilih untuk memasak di dalam serambi tenda karena cuaca yang sangat buruk ingatlah bahwa bahan dasar tenda adalah barang yang sangat mudah terbakar dalam beberapa detik saja. Jadi pastikan kompor yang anda gunakan tidak kontak langsung dengan bagian tenda, juga pastikan pintu terbuka ketika anda memasak di dalam tenda karena gas yang keluar dari kompor dapat langsung musnah karena terkena angin.

Bagian dari tenda haruslah juga terpisah antara lapisan luar dan dalamnya. Lebih baik bagian dalam tenda bukanlah lapisan bahan yang berbahan dasar nylon. Sebab, nylon cenderung menahan panas dan panas yang tertahan di dalam tenda akan melembabkan bagian dalam tenda. Perhatikan juga jarak yang ada di lapisan luar dan dalam tenda. Semakin jauh jarak antara lapisan luar dan dalam semakin baik, karena banyak kejadian lapisan luar yang terlalu menempel pada lapisan dalam tenda dapat membuat air masuk ke dalam tenda bila keadaan hari hujan deras.

Satu bagian lagi dari tenda yang tak bisa dilupakan adalah pasak. Ada berbagai macam pasak, berbeda-beda mulai dari bentuk, ukuran dan berat. Kecuali Anda berkemah dengan menggunakan mobil (car camping), masalah berat karena membawa pasak dari besi tidak akan menjadi masalah. Pasak yang terbuat dari alumunium adalah pilihan yang baik untuk para penggiat kegiatan alam bebas. Tapi kelemahannya pasak jenis ini mudah bengkok apalagi di keadaan tanah yang keras. Beberapa orang yang terbiasa berkemah menemukan bahwa pasak yang terdiri dari campuran bahan alumunium dan plastik ternyata lebih baik, karena karakter sifatnya yang mengikuti berbagai tekstur tanah.

Dan tentu saja, bila kita menemukan kondisi tanah seperti pasir pasak seperti ini tidak mungkin akan dapat digunakan. Di situasi seperti ini tempatkan seluruh kantung kosong yang kita punya dengan tanah/pasir, kemudian ikat di bagian sudut tempat pasak dan pendam kantung tersebut dalam tanah. Dengan begitu terasa lebih efektif, dan berdaya guna daripada memaksakan pasak masuk ke dalam pasir/tanah lunak.

Dan jangan lupa selalu mencuci tenda tiap selesai digunakan. Jangan gunakan deterjen, tetapi cukup rendam saja tenda di dalam tong besar yang berisi air. Kalau bisa jangan disikat terlalu keras karena akan merusak lapisan anti-air tenda. Jemur di tempat yang sejuk dan tidak terkena langsung sinar Matahari dan apabila tenda sudah kering lipat kembali seperti semula.

Tempat berlindung yang baik saat berada di alam bebas adalah perangkat yang sangat penting. Karena saat berlindung itulah saat kita beristirahat dan mengembalikan kondisi tubuh kembali ke keadaan segar. Jangan sampai karena tenda yang kita bawa tidak nyaman dan malah membuat celaka diri kita sendiri.

* Sulung Prasetyo S, Sekretariat Mapala UI



DAFTAR TENDA TERBAIK
Tenda gunung terbaik kapasitas dua orang
The North Face Mtn-24 Tenda gunung terbaik kapasitas dua orang berharga di bawah 200 poundsterling
Vango Hydra 200 Tenda ekspedisi terstabil kapasitas tiga orang
Mountain Hardwear Trango Two Tenda Pengendara sepeda terbaik kapasitas tiga orang
Macpac Microlight Tenda tim/grup terawet kapasitas tiga orang
Vango Force Ten Mk4 Std Shelter grup dalam keadaan darurat terbaik
Conquest Refuge MK 11 Sumber: The Geographical, April 2000


Tips memilih tenda:
Tentukan tenda jenis apa yang Anda perlukan dan perkirakan berapa kapasitas yang dibutuhkan.
Cari bahan tenda dengan bahan nylon pada bagian luarnya dan berbahan katun pada bagian dalamnya.
Usahakan lapisan luar dan dalam tenda mempunyai jarak terpisah yang jauh.
Carilah tenda yang mempunyai serambi pada bagian muka.
Carilah tenda yang memiliki dua pintu pada bagian sisinya.
Gunakan pasak tenda yang ringan dan kuat.


Tips mencari tempat untuk mendirikan tenda:
Tentukah arah mata angin, dan jangan taruh pintu tenda berlawanan arah datang angin.
Buat sistem saluran air yang baik di sekeliling tenda.
Hindarkan berkemah di pinggir sungai, karena selain berisik dan banyak binatang juga bisa berbahaya bila tiba-tiba air sungai meluap.
Usahakan tenda tetap dalam kondisi bersih, karena kita pasti ingin tempat istirahat yang nyaman.
Taruh kantung tempat tenda, pasak sisa dan tempatnya di bagian dalam tenda, jadi bila pagi kita mencarinya akan mudah diketemukan.

Sumber: KOMPAS - Jumat, 08 Mar 2002 Read More...

Rabu, November 11, 2009

Kolam Renang Setan

In Zimbabwe, Africa, you will find the magnificent Victoria Fallsat a height of 128m. The location is known as "The Devil's Swimming Pool".
During the months of September and December, people can swim as close as possible to the edge of the falls without falling over!
These falls are becoming well known amongst the "radical tourist" industry as more and more people search for the ultimate experience.
Would you dare?












Read More...

10 Peradaban Yang Hilang

1. Machu Picchu (Peru) : the lost city of Incas

















Machu Picchu (Gunung Tua) adalah sebuah lokasi reruntuhan Inca pra-Columbus yang terletak di wilayah pegunungan pada ketinggian sekitar 2.350 m. Machu Picchu berada di atas lembah Urubamba di Peru, sekitar 70 km barat laut Cusco.

Situs ini sempat terlupakan oleh dunia internasional, tetapi tidak oleh masyarakat lokal. Situs ini kembali ditemukan oleh arkeolog dari universitas Yale Hiram Bingham III yang menemukannya pada 1911.

2.Angkor Wat (Kamboja) : the world’s largest religious temple














Angkor adalah sebuah rangkaian lokasi ibu kota Kerajaan Khmer dalam periode lama dari abad ke-9 sampai abad ke-15 Masehi. Puingnya terletak di hutan dan tanah perladangan di utara Danau Besar Tonle Sap, dekat Siem Reap, Kamboja sekarang ini, dan merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. Kuil-kuil di Angkor Wat, sekarang sebagian besar telah dipugar, merupakan bagian dari contoh arsitektur Khmer.

3. Mesir Kuno














Mesir Kuno adalah suatu peradaban kuno di bagian timur laut Afrika
Peradaban ini terpusat sepanjang pertengahan hingga hilir Sungai Nil yang mencapai kejayaannya pada sekitar abad ke-2 SM, pada masa yang disebut sebagai periode Kerajaan Baru. Daerahnya mencakup wilayah Delta Nil di utara, hingga Jebel Barkal di Katarak Keempat Nil. Pada beberapa zaman tertentu, peradaban Mesir meluas hingga bagian selatan Levant, Gurun Timur, pesisir pantai Laut Merah, Semenajung Sinai, serta Gurun Barat (terpusat pada beberapa oasis).
Peradaban Mesir Kuno berkembang selama kurang lebih tiga setengah abad. Dimulai dengan unifikasi awal kelompok-kelompok yang ada di Lembah Nil sekitar 3150 SM, peradaban ini secara tradisional dianggap berakhir pada sekitar 31 SM, sewaktu Kekaisaran Romawi awal menaklukkan dan menyerap wilayah Mesir Ptolemi sebagai bagian provinsi Romawi. Walaupun hal ini bukanlah pendudukan asing pertama terhadap Mesir, periode kekuasaan Romawi menimbulkan suatu perubahan politik dan agama secara bertahap di Lembah Nil, yang secara efektif menandai berakhirnya perkembangan peradaban independen Mesir.

4. Petra (Yordania) : stones structure carved into rocks












Petra adalah kota yang didirikan dengan memahat dinding-dinding batu di Yordania. Petra berasal dari bahasa Yunani yang berarti ‘batu’. Petra merupakan simbol teknik dan perlindungan.
Kata ini merujuk pada bangunan kotanya yang terbuat dari batu-batu di Wadi Araba, sebuah lembah bercadas di Yordania. Kota ini didirikan dengan menggali dan mengukir cadas setinggi 40 meter.
Petra merupakan ibukota kerajaan Nabatean. Didirikan pada 9 SM-40 M oleh Raja Aretas IV sebagai kota yang sulit untuk ditembus musuh dan aman dari bencana alam seperti badai pasir

5. Palmyra (Syria) : the bride of desert














Palmyra dulunya adalah kota penting di Syria, terletak di daerah oasis 215 km timur laut Damascus. Dahulu dikenal dgn nama Tadmor (bhs Arab). Kota ini dulu terletak dekat sumber mata air panas, Afga, dan merupakan tempat singgah ideal bagi para kelompok pengelana dari Iraq – Al-Sham (skrng Syria, Lebanon, Holy Land, Jordan). Lokasinya yg strategis membuat Palmyra menjadi kerajaan terkenal dan makmur pada jamannya abad 2 SM.

6. Pompeii (Italy) : buried by volcanoPompeii














Volcano Pompeiadalah sebuah kota zaman Romawi kuno yang telah menjadi puing dekat kota Napoli dan sekarang berada di wilayah Campania, Italia. Pompeii hancur oleh letusan gunung Vesuvius pada 79 M. Debu letusan gunung Vesuvius menimbun kota Pompeii dengan segala isinya sedalam beberapa kaki menyebabkan kota ini hilang selama 1.600 tahun sebelum ditemukan kembali dengan tidak sengaja. Semenjak itu penggalian kembali kota ini memberikan pemandangan yang luar biasa terinci mengenai kehidupan sebuah kota di puncak kejayaan Kekaisaran Romawi. Saat ini kota Pompeii merupakan salah satu dari Situs Warisan Dunia UNESCO

7. Palenque (Mexico) : one of Mayan’s most exquisite cities















Palenque adalah kota peninggalan bersejarah suku Maya yg berlokasi di kaki gunung Tumbala, Chiapas, Mexico. Kota bersejarah ini tidak terlalu besar tetapi di dalamnya memiliki bangunan2 dengan arsitektur indah, patung2, ukir2an yg dibuat oleh suku Maya.

8. Vijayanagar (India) : capital of one of the largest Hindu templeKerajaan Vijayanagar













Capital of one of the largest Hindu temple Kerajaan Vijayanagar adalah sebuah kerajaan India, sejak 1336 dan terletak di Deccan, India Selatan. Kerajaan Vijayanagar ditemukan oleh Harihara (Hakka) dan saudaranya Bukka Raya. Kerajaan ini diberi nama sesuai dengan nama ibukotanya, kini namanya berubah menjadi Hampi di Karnataka, India. Kerajaan ini berdiri mulai thn 1336 dan berakhir pd thn 1660.

9. Ephesus (Turkey) : one of the most important cities of early Christianity














Ephesus (Efes bhs Turkey), kota yg membentang sepanjang 3 km di bagian selatan kota Selcuk, provinsi Izmir, Turkey. Kota ini dulunya merupakan pusat perdagangan dan pusat agama Kristen sampai sekarang. Reruntuhan Ephesus merupakan salah satu obyek wisata favorit di Turkey.

10. Sanchi (India) : the best preserved group of Buddhist monuments












Sanchi merupakan komplek monument yg menandakan jaman keemasan Budha di masa Kerajaan Ashoka. Kalau jaman sekarang Sanchi sama dengan stupa, kuil, atau tempat kediaman para biksu. Monumen Sanchi berawal dr abad 3 SM sampai abad 12. Yang paling terkenal dr Sanchi adalah Stupa 1, yg dibangun oleh Raja Mauryan. Monumen ini berisi ukir2an yg bercerita ttg sejarah agama Budha.
Read More...

> Yang Unik Dari Uang Seribu Rupiah, Apa benar gambar uang seribu dilukis dari floridas?

Anda pernah melihat uang seribu rupiah? kayaknya sudah semua kan?. Tahu nggak duit yang biasanya buat bayar tukang parkir atau buat ngasih para peminta (halah sok kaya ..) ternyata punya keunikan tersendiri.











Saya akan sebutkan dua saja diantaranya saja untuk kamu semua…

* Perhatikan gambar Kapitan Pattimura apakah ada yang aneh dari gambar tersebut? sepintas memang ndak ada. Coba kamu ambil mikroskop atau kaca pembesar dulu di laboratorium sono! Perhatikan kancing baju yang bawah (dekat golok).

Dah ketemu belum? Wah berarti kamu kurang teliti. Coba perhatikan bahwa kancing tersebut mirip dengan Mr. Smiley, nah baru ngeh kan. Nih Hasilnya


















Apakah ini menunjukkan si desainer uang suka Yahoo Messenger atau friendster ? Chatting mania ? Atau mungkin memang pas Zamannya Kapitan ini hidup Smiley sudah di kenal ? smile.gif

* Desain uang ini kabarnya pernah di kritik Siswono Yudho Husodo yang mantan menteri dan calon wakil presiden itu. Dia protes kenapa gambarnya harus yang lagi pegang golok terhunus, kayak nggak ada pose yang lainnya saja (Coba kalau goloknya bisa disakuin pasti nggak di hunus pak he..he) Kelihatan serem dan bengis mungkin maksudnya…

* Dalam uang kertas seribu rupiah terdapat dua gambar. Di sisi satu adalah gambar Kapitan Pattimura, yang nota bene bergelar Pahlawan yang berasal Maluku. Di sisi yang lain adalah gambar Pulau Maitara dan Pulau Tidore yang berada di Maluku Utara.

Nah, tahukah anda bahwa gambar Pulau Maitara dan Pulau Tidore tersebut konon katanya dilukis dari balkon sebuah restoran? Restoran tersebut berada di pinggir kota Ternate. Restoran yang bernama Floridas itu, terletak di tepi jurang di belakang pantai.

Dari belakang restoran tersedia balkon yang menyuguhkan pemandangan yang sangat indah. Gugusan pulau tersuguh sangat menarik menambah nafsu makan pengunjung restoran. Di balkon inilah konon pelukis menyapukan kuasnya di atas kanvas, yang hasilnya kemudian tersaji di uang seribu rupiah.

Tapi sebentar…coba lihat secara seksama perbandingan hasil jepretan kamera dengan gambar yang tersaji di kertas berharga itu.
























Bagaimana pendapat anda? Tidak sama bukan? Lukisan di uang menggambarkan kalau pelukis berada di sudut pandang yang lain dari sudut pengambilan gambar kamera. Gambar nelayan yang ada disitu juga membuktikan kalau pelukis berada di posisi yang sama tinggi dengan pelukis. Sementara kalau di balkon, perahu nelayan akan terlihat dari sudut sekitar 45 derajat lebih tinggi.

Anyway, restoran ini layak untuk anda kunjungi. Menu Udang Asam Manis, Air Guraka dan Es Kelapa Muda dengan Gula Merah terlalu menggiurkan untuk anda lewatkan begitu saja. Peace.gif

Kalau ada yang mau nambahin di persilakan…. smile.gif

Sumber : http://www.bluefame.com/index.php?showtopic=159625
Read More...

Sabtu, Oktober 31, 2009

Seven Summits - Facts & Figures of the Seven Summits

Since Dick Bass reached the Everest in 1985 and became the first person to climb the highest peak on the seven continents, a controversy has erupted. In 1986, Patrick Morrow reached the summit of the Elbrus, and claimed that he was the first person to climb the Seven Summits, not Dick Bass. Dick Bass claimed that the Carstenz Pyramid in New Guinea, which he summitted years before, was the summit of the seventh continent known as Australasia or Oceania. This included New Zealand, New Guinea, and certain Pacific Island, along with Australia. If this is true, Carstenz Pyramid would be the summit of the seventh continent, not Kosciuszko.



There are several arguments that plea for the Kosciuszko or the Carstenz Pyramid to be the Seventh Summit:

  • If one defines the geographic zone that includes Australia, New Guinea, New Zealand and certain Pacific islands, as Australasia or Oceania, then Carstenz Pyramid is certainly the highest peak in Australasia.
  • If Australia on its own is a continent on itself, then most regard Kosciuszko as the highest peak, but there are other who consider mountain 2745 metres named as the Big Ben on a small stormy island Heard Island, deep in the Southern Ocean as the Seventh Summit.
  • As Carstenz Pyramid lies in the Western New Guinea, also known as Irian Jaya, it politically does not belong to Australia but to Indonesia. And Indonesia is part of Asia.


We will not take any side in this discussion here. From the above, one should be able to draw their own conclusions, and otherwise, why not do what most people do? Climb all the Eight Summits! In this section, we have listed the figures and facts from all the "Eight Summits"


Elbrus
* Europe
* 5642m / 18,150ft
* Kabardino-Balkaria
* Caucasus
* First Ascent: 1874, Grove, Gardiner, Walker, Sottajev and Knubel.


Kosciuszko
* Australia
* 2228m / 7310ft
* New South Wales
* Snowy Mountains
* First Ascent: 1840, Edmond, Strzelecki.


Carstenz Pyramid
* Australasia
* 4884m / 16,024ft
* Irian Jaya
* Sudirman Range
* First Ascent: 1962, Harrer, Temple, Kippax and Huizenga.


Everest
* Asia
* 8848m / 29,028ft
* Tibet/Nepal
* Himalaya
* First Ascent: 1953, Norgay and Hillary.


Kilimanjaro
* Africa
* 5895m / 19,340ft
* Tanzania
* First Ascent: 1889, Purtscheller.


Vinson
* Antarctica
* 4897m / 16,023ft
* Sentinel Range
* First Ascent: 1966, Corbet, Evans, Long and Schoening.


Aconcagua
* South America
* 6960m / 22,834ft
* Argentina
* Andes
* First Ascent: 1897, Zurbriggen.


McKinley
* North America
* 6194m / 20,320ft
* Alaska, USA
* Alaska Range
* First Ascent: 1913, Karstens, Harper, Tatum and Stuck


Sumber : http://www.abc-of-mountaineering.com/
Read More...