Rabu, April 18, 2012

Pendidikan Lanjut Susur Gua & Panjat Tebing


Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 6-8 April 2012, sebelum melaksanakan kegiatan Pendidikan Lanjut ini, para Anggota Muda diberikan porsi latihan untuk menunjang kegiatan tersebut.
 

Persiapan keberangkatan Tim. Beberapa Tempala (Teman PALAFNE) ikut bersama kami untuk meramaikan kegiatan tersebut.

Camp di pinggir Pantai Siung. Suasana terang bulan diiringi dengan suara ombak yang indah menghilangkan capeknya perjalanan dari Yogyakarta, setelah itu dilanjutkan dengan mengumpat dalam Sleeping Bag.

Persiapan untuk Susur Gua. Sarapan dan checklist alat adalah syarat wajib sebelum memulai kegiatan kami.

Salah satu tehnik penelusuran gua vertikal untuk pemasangan anchor (Rigging). Ilham sebagai Rigging Man mencoba turun ke dalam Luweng Senen.

Keindahan perut bumi. Salah satu syarat dalam kegiatan adalah mendokumentasikan moment-moment terbaik.

Persiapan pemanjatan. Tim di bagi menjadi 2, ada Tim Pemanjatan Artificial dan Tim Pemanjatan Sport.
Pemanjatan type Artificial.
Pemanjatan type Sport.

Suasana Pantai Siung. Setelah kegiatan inti berakhir, biasanya kami bermain-main di Pantai dan kadang juga melakukan hal seperti di bawah ini.

Kegiatan Konservasi, pemungutan sampah di sekitar bibir Pantai Siung. Ini merupakan rangkaian akhir dari kegiatan Pendidikan Lanjut ini, kami mengumpulkan sampah-sampah plastik yang berada di pinggir pantai.

Senin, Maret 12, 2012

Puncak Acara HUT PALAFNE ke-24 di Boro Asri Menoreh, Kulonprogo

Tidak ada kesenjangan antara Alumni dengan Anggota yang masih muda.
Acara yang seharusnya dimulai pukul 17.30 ternyata baru bisa berjalan pukul 20.30 dikarenakan banyak alumni yang belum datang. Untuk yang pertamax datang adalah Mas Imsak + Keluarga dan Mas Copet + Keluarga, setelah itu disusul oleh Bang Yok. Mulailah ramai sekitar pukul 20.00 dan langsung saja memulai acara pukul 20.30. Acara pertama kali ini pemotongan tumpeng sebagai bentuk simbolis telah berdirinya PALAFNE selama 24 tahun. Mulai dari Mantan Ketua PALAFNE tertua hingga termuda memotong tumpeng dan dimakan bersama-sama. Akhirnya semua teman-temanpun melahap hidangan yang telah dipersiapkan dari pukul 19.00.

Setelah itu, ada acara nonton film dokumenter tentang keseharian PALAFNE, kami meminta tanggapan dari teman-teman di kampus untuk memberikan pandangan mereka terhadap PALAFNE selama ini dan banyak tanggapan yang baik dari teman-teman di kampus. Hanya saja dalam pemutaran film ini adanya kendala laptop yang sudah panas, sehingga film menjadi tersendat dan tidak bisa di tonton dengan jelas. Banyak yang protes dan untung saja kami tidak dilempari popcorn.

Makanpun selesai diiringi juga dengan selesainya pemutaran film dokumenter yang dibuat oleh teman-teman Lingkaran. Obrolan ringan, canda tawa dan ada yang berbicara serius hingga panjang lebar. Semua jadi satu di dalam Pendopo ini. Kacang rebuspun di sebar ke kumpulan-kumpulan orang yang sedang berkumpul. Kelihatan sekali keterikatan dan kedekatan antar alumni disini.

Acara di Pendopo selesai, dan akhirnya kita pindah ke Lapangan untuk acara Api Unggun diselingi dengan permainan gitar. Ada yang saling ngobrol, nyanyi-nyanyi dan menuangkan minuman tradisional juga. Dari obrolan ringan sampai obrolan beratpun ada disini. Satu-persatu alumni dan beberapa anggota aktifpun mengantuk, ada yang tidur di homestay, pendopo dan sampai tidur di lapanganpun ada, mungkin karena cukup lelah mempersiapkan acara.

Jam 05.30 hampir semua orang terbangun, ada yang tiba-tiba mencari makanan, langsung mandi, dan ada yang bengong sendiri karena nyawanya belum terkumpul. Semuanya berkumpul di Pendopo untuk makan bersama-sama. Sehabis makan ada acara udut-udut dan menunggu makanan sampai turun ke perut.  Setelah itu, kita pun bersiap-siap untuk tracking ringan ke pedesaan di sekitar Bukit Menoreh, hawanya cukup sejuk dan nyaman sekali. Banyak warga yang sedang menjalankan aktifitasnya. Tidak lupa juga untuk berfoto-foto.  Setelah berjalan kurang lebih 30 menit, akhirnya kita sampai lagi ke homestay.

Para alumni yang belum bangun sebelum trackingpun sudah terbangun dan ada yang ketinggalan tracking, sehingga Umam dan Agus mengantarkan lagi untuk tracking ringan. Setelah semua alumni dan anggota bersiap-siap kita langsung ke lapangan untuk memulai outbond. Di mulai dengan Game ‘Hitung Tepok’, ‘Polisi Maling’ dan ‘Stand A’, dalam permainan ini sudah terlihat beberapa kecurangan, tetapi sangat terlihat keseruan dan kekeluargaan disini. dan setelah itu main ke sungai dekat dengan homestay.

Di sungai kita bermain Low Pipe, yaitu game yang menggunakan paralon dan mengisikannya ke dalam ember. Di sini lebih kelihatan lagi kecurangannya, tetapi hanya ada canda dan tawa yang ada. Semuanya menikmati permainan, mulai dari yang paling kecil sampai yang paling tua. Setelah itu kita bermain permainan yang sudah tidak asing lagi dalam game-game outbond, yaitu Pipa Bocor. Tidak bisa diungkapkan lagi dengan kata-kata dalam game ini, karena game ini memerlukan kerja keras, kerja sama, dan ketelitian.

Walaupun ini free game di lumpur, tetapi ini bisa di bilang puncak dalam kegiatan ini. Ya, kita bermain bebas di lumpur, awalnya kami cuma bermain perahu dan bermain jembatan tali. Tetapi tiba-tiba terdengar suara “Plukkk!”. Untuk pertama kali Mas Imo yang sedang bermain jembatan tali menjadi korban pelemparan lumpur. Akhirnya semuanya pun saling bertimpuk-timpukan lumpur. Terlihat sekali tidak ada kesenjangan antara alumni dan anggota-anggota yang masih muda disini. Semuanya saling bertimpuk-timpukan. Karena ada yang tidak mau tercebur ke lumpur, satu persatu dari merekapun akhirnya dilempar secara paksa oleh teman-teman yang lain, salah satu korbannya adalah Mas Sukar.

Setelah dilihat-lihat ternyata ada yang masih tidur di homestay karena sisa dari semalam. Akhirnya kita mengangkatnya secara paksa dari kasur yang mereka tiduri. Korban-korbannya adalah sebagai berikut, Ipoel, Dimas dan Wanto. Semuanya telah kotor dengan lumpur dan kita semua puas melihatnya. Haha. Karena melihat bola menganggur, kita memutuskan untuk bermain “Polo Air Lumpur”, karena sudah terlalu senang bermain timpuk-timpukan ternyata bukan bola yang di lempar, tetapi lumpur. Setiap ada yang membawa bola, lumpur-lumpur langsung berterbangan ke arahnya.

Mungkin faktor usia, satu-persatu pemain polo mundur karena kecapekan dan langsung mandi untuk bersih-bersih. Masih ada beberapa yang bermain-main di kolam lumpur. Setelah melihat hidangan makan siang sudah disiapkan, akhirnya semuanya ikut mandi dan bersih-bersih. Semuanya pun kembali berkumpul-kumpul di Pendopo untuk menyantap hidangan makan siang, kali ini kita makan dengan menu ayam goreng. Obrolan-obrolanpun di mulai kembali sambil melihat priview foto-foto kegiatan yang baru dilaksanakan di layar proyektor.
 
Setelah makan, akhirnya satu-persatu dari alumni bersiap-siap untuk kembali ke rutinitas harian mereka. Salam lestari untuk semua dan sampai jumpa dalam kegiatan yang lainnya terutama di Reuni Akbar & Ulang Tahun Perak PALAFNE 2013. Terima kasih.
   
Berikut adalah nama-nama yang datang dalam Puncak Acara HUT PALAFNE ke-24 :
  1. Bang Yok
  2. Mas Copet ‘95 & Keluarga
  3. Mas Imsak 
  4. Mbak Ainur ’00 & Anak
  5. Mbak Wilis ‘95 & Anak
  6. Mas Trias 
  7. Mbak Kanya & Anak
  8. Mas Sukar
  9. Mas Icik-Icik
  10. Lek Suryono ’00 & Keluarga
  11. Mas Imo ‘02
  12. Mas Bebek ‘03
  13. Mas Germo ’03 & Pacar
  14. Mas Somad ‘04
  15. Mas Jono ‘05
  16. Mas Ipul ‘05
  17. Mas Ade ‘05
  18. Mas Willy ‘06
  19. Mas Iqbal ‘06
  20. Mas Edo ‘07
  21. Mas Wanto ‘07
  22. Mas Budi ‘08
  23. Jul ‘10
  24. Dimas ‘10
  25. Umam ‘10
    Panitia Pelaksana - Angkatan Lingkaran 2011 
  26. Upil
  27. Zaky
  28. Agus
  29. Am
  30. Anis
    Perwakilan HMJ KMET : 
  31. Yunita
  32. Entha

Minggu, Maret 11, 2012

HUT PALAFNE ke-24 di Kampus PDEB SV UGM

Karena di sini cuma ada senyum.. 

Selamat membaca kembali untuk semua Alumni, Pengurus Aktif, Tempala dan Pembaca setia blogspot PALAFNE.

Konsep awal yang membentuk rangkaian kegiatan ini adalah merubah paradigma Mahasiswa dan Masyarakat Kampus tentang PALAFNE. Kami mengadakan beberapa Sosialisasi dan Lomba selama 6 hari secara berturut-turut. Di mulai dari Pembagian Coklat ke Mahasiswa dengan syarat mengisi angket untuk pandangan Mahasiswa ke PALAFNE, hari kedua menghibur Mahasiswa yang ada di Kantin dengan Akustik yang di isi oleh Bandnya Om Sandha, hari ketiga kita mengadakan Donor Darah, hari keempat Lomba Tarik Tambang dan yang terakhir adalah Lomba Membuat Poster Lingkungan Hidup.

Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 21 hingga 25 February 2012, di sini memang awal Mahasiswa masuk dan memang waktu yang bisa di bilang pas untuk mensosialisasikan diri PALAFNE, karena ada beberapa Mahasiswa yang kaget karena tiba-tiba diberikan coklat secara cuma-cuma oleh beberapa Anggota Muda PALAFNE.

Berikut adalah Laporan Harian dari Panitia :

Hari 1 - Agus Herman (Agus)
met malem teman-teman,hari yang melelahkan ya,sekedar cerita aja untuk kegiatan hari ini senin 20 feb 2012,kegiatan seperti yang sudah direncanakan yaitu bagi-bagi cokelat dan angket,mulanya kita berenca untuk memulai kegiatan jam 08.00,namun karena terkendala masalah klasik,akhirnya acara molor nyampe jam 09.00,stelah semua persiapanmdan sedikit briefing,akhirnya acara dimulai juga,mualnya kamu merasa gugup,namun setelah beberapa saat,rasa itu hilang,,kita mulai membagikan angket dan cokelat,banyak kendala yang dihadapi,mulai dari perlengkapan yang ga lengkap,surat-surat,sampai ban motor yang bocor,semua tumplek jadi satu damlam kegiatan tadi,namun semuanya ditutup dengan makan-makan di sekre PALAFNE,karena disini cuma ada senyum :)



Hari 2 - Faruq Zafran Abdillah (Upil)
selamat pagi big brother.
untuk cerita kegiatan ulang tahun palafne hari ini berjalan dengan lancar terkendali. tidak ada hambatan dan mahasiswa FEB sangat antusias, acara hari ini d meriahkan oleh om sanda acarana adalah live musik jam 11.00 di kantin kampus. mahasiswa sangat antusias dkarenakan penyelenggara acara adalah palafne PALAFNE hahaha.
sedikit cerita tentang hari ini.
terasa matahari sangat menyengat, sekumpulan mahasiswa mayoritas wanita seksi terlihat tanpa berfikir panjang untuk pergi kekantin hanya untuk menyerutup segelas es teh manis, dengan tampang yang bego, ketika sedang menyerutup segelas teh manis, mereka melihat pas dhadapan mereka sosok dua orang yg terlihat tergesah-gesah seperti orang yg dikejar oleh sekumpulan bencong perempatan pom bensin gejayan, dua orang itu ternyata menyiapkan halayak seperti menggelar konser akbar.
sound system, stand mic menghiasi kedua orang tersebut, dengan cekatan mereka menyiapkan peralatan tersebut. tanpa sadar mereka d perhatikan oleh para wanita seksi yg tampangnya belo'on dari kantin, waktu takterasa ternyata om sanda datang dan menghampiri kedua orang itu. kedua orang itu adalah Mikhdamul Umam dan Faruq Zafran Abdillah (upil). dan om sanda berkata sambil menghampiri mereka " mana Ipoel Boejang?" umam dan upil sejenak berfikir dan bingung seperti orang yg kesurupan kuntilanak berak dalam kubur, dalam hati umam berfikir " lah kok om sanda nyariin ipoel boejang? apa dr humas salah kordinasi
dengan om sanda? sehingga om sanda berfikir klo acarana temu kangen breng ipoel boejang? ah g mungkin salah kordinasi". upil pun bertanya " ada kok mas ipoel boejang d sekre, ada apa mas?" om sanda berkata " sudah lama aku tidak bertemu ipoel boejang, terahir ketemu 2 hari yg lalu di MAPALISTA". umam pun tertawa didalam hati.
Acarapun dimulai dan d buka oleh MC (upil). acara dsambut oleh tepuk tangan dri mashasiswa. lagu yg dibawakan adalah blues dan country sungguh indah mengagumkan, suara penonton sorak sorai menikmati musik. upil pun berkeliling untuk memberikan kertas kosong untuk menawarkan request lagu, dan luar biasa mereka sngat tertarik untuk merequest lagu, belasan lagu trdaftar dan ahirnya tak ada satupun lagu yg di bawakan oleh om sanda dr request tersebut. (sungguh sesuatu sekali)
acara berlangsung hingga jam 12.30. diahir acara ada seorang mahasiswi ikut berpartisipasi untuk menyanyikan dua buah lagu, lagu pertama de cinnamons " ku yakin cinta " dan lagu ke dua ten 2 five "you", sungguh terhibur para penonton, wanita tersebut adalah anisa listyani alias sasa lebih lengkapnya mantan dari Dimas Wibisono PALAFNE.
ahirnya acara selesai tanpa adahambatan seperti bencana letusan merapi, dan mahasiswa memberikan apresiasisi untuk acara PALAFNE.
cerita ini hanyalah fakta jika ada kesamaan tokoh cerita dan cerita tersebut mohon maaf dan cerita ini adalah fakta belaka, SEKIAN DAN TERIMAKASIH.


Hari 3 - Ilham Ramadhan Ginting (AM)
kamis 22 februari 2012,, hari ini kami mengadakan donor darah di ruang 102 di kampus, sebelum donor darah berlangsung,mulai dari jam 07.09 pagi s.d jam 08.kurang 10 menit waktu indonesia sekitar jogja kami menyiapkan ruangan dan alat2 yang dibutuhkan untuk kegiatan ini, mulai dari beres2 ruangan, sampai menyiapkan meja dan kursi untuk petugas PMI, waktu membersihkan ruangan dan mempersiapkan yang lainnya, aku dibantu oleh Mikhdamul Umam dan Faruq Zafran Abdillah alias upil.. setelah beres2 ruangan dan persiapan lain selesai kami bagi2 tugas,, sementara aku mengecek kekurangan alat dll, upil dan umam menunggu petugas PMI sambil makan di kantin.
disela.sela mereka makan petugas PMI datang,, lalu umam menghampiri aku buat menjemput petugas PMI dan upil menyusul ke ruang donor.
setelah petugas donor selesai mempersiapkan alat2 yang dibutuhkan untuk pendonoran, aku dan kawan2 pun mulai beraksi,, mulai dari mengirim sms kepada peserta donor dan mencari korban2 yang darahnya mau di ambil, haha
dalam pencarian korban2 tersebut, kami mengalami beberapa kendala sperti banyaknya orang2 yang tidak mau ikut donor dengan beralasan takut jarum,, ada yang bilang takut gemuklah --" (paling ga nyambung nih), ada yang bilang kurang enak badan,ada yang bilang kurang makan, dan ada juga yang bilang takut sama petugas PMInya.. (lho???)
disela-sela proses pendonoran, aku mendapat kabar dari Agus Herman Kendali Petualang kalo target belum tercapai, setelah itu aku dan agus pun pergi keluar ke parkiran dan mampir k kantin buat mencari korban2 donor yang lainnya. ibarat "WTS" yang sedang mencari mangsa, aku dan agus pun menawari semua orang yang ada di wilayah parkiran dan kantin untuk menjadi korban donor kami, tapi tenyata hasilnya minim, karena kebanyakan tawaran kami mendapat penolakan dari para mahasiswa dan mahasiswi disekitar sana.
singkat cerita,, kegiatan donor hari ini berlangsung lancar dan tidak ada kendala hingga pukul 13.30 waktu indonesia sekitar jogja, dari kegiatan hari ini kami memperoleh 20 korban donor darah dan 12 orang lebih korban beruntung yang tidak jadi dieksekusi karena tidak memenuhi kriteria untuk donor darah,,, termasuk aku,...
sekian cerita untuk kegiatan ulang tahun palafne yang ke 24 ini,, tunggu cerita2 kita berikutnya ya..
terima kasih aku ucapkan buat yang udah ngebaca tulisan ini.
kalo ada salah kata dan ketikan yang kurang berkenan dihati para pembaca, aku selaku pengetik cerita ini minta maaf sedalam dalamnya goa krubera di kaukasus,

Ya, memang dalam kepanitiaan ini tidak semua berjalan mulus, ada kendala yang cukup fatal kali ini. Seharusnya, Kamis, 23 February 2011 kita mengadakan acara Lomba Tarik Tambang antar HMJ-LK. Tetapi setelah kita menyebar publikasi selama 3 hari kita hanya mendapatkan 2 tim (IMAK dan IKMM). Selain itu, ada kendala alam juga yaitu hujan yang cukup deras dari siang hingga sore, Ketua Panitia langsung mengambil keputusan untuk menunda lomba tersebut ke hari Jum'at sambil kita mencari lagi tim-tim dari HMJ-LK. Semuanya dibahas dalam Evaluasi Harian Kegiatan di sini juga ada stressing surprise untuk salah satu Anggota Muda PALAFNE yang berulang tahun, yaitu Vicharea (Icuk).

Hari Jum'at tiba, hari ini seharusnya ada pameran untuk pemenang lomba Poster dan lagi-lagi terdapat kendala disini, hanya ada 1 orang yang ikut berpartisipasi dalam lomba ini. Saya melihat ada wajah-wajah kekecewaan dari Panitia, tetapi semua ini adalah proses dan pelajaran untuk teman-teman Lingkaran bahwa pencapaian itu tidak semudah dengan yang kita inginkan, dan apapun hasilnya kita harus tetap semangat dan menjalankan semua proses itu. Akhirnya poster itupun dipamerkan dan lomba tarik tambang dibatalkan karena cuaca yang tidak mendukung juga dan tim yang tidak bertambah.

Saya mencoba menyemangati lagi teman-teman yang sedikit berputus asa karena ada beberapa acara mereka yang tidak tercapai, proses harus terus berlanjut dalam kepanitiaan. Kamipun akhirnya langsung bergerak lagi untuk menyebar surat ke seluruh alumni dan pihak-pihak eksternal PALAFNE. Mulai dari Pengelola, BEM, HMJ dan LK kami berikan surat dan melaksanakan personal approach, tapi apadaya karena padatnya acara dari masing-masing organisasi tersebut membuat mereka tidak bisa mengikuti Family Gathering PALAFNE.

Tanggal 3 Maret 2012 tiba, pagi hari seluruh panita sudah bersiap di Sekretariat PALAFNE dan langsung mengerjakan tugasnya masing-masing. Ada Humas yang menghubungi alumni dan teman-teman HMJ-LK, ada Logistik yang mempersiapkan peralatan dan ada Tim Advance yang sudah siap untuk menjaga spot-spot yang bisa menyebabkan alumni kesasar. Setelah briefing, semuanya bergerak dengan penuh semangat semua panitia berangkat bersama-sama (kecuali Tim Advance yang berangkat lebih dahulu).

Untuk cerita di Desa Ekowisata Boro akan menyusul di post selanjutnya.. Terima kasih..

Minggu, Februari 19, 2012

Syarat dan Ketentuan Lomba HUT PALAFNE 2012

Syarat dan Ketentuan Lomba Tarik Tambang

  1. Lomba terbuka untuk seluruh Mahasiswa Aktif PDEB SV UGM.
  2. Pendaftaran di Stand PALAFNE mulai tanggal 20 February hingga tanggal 23 February Pukul 13.00. (Karena cuaca hari ini kurang mendukung, diundur menjadi tanggal 24 February Pukul 13.00 dan lomba menjadi diadakan pada tanggal 24 February Pukul 15.30)
  3. Lomba terbuka untuk kelompok (1 kelompok berisi 4 orang).
  4. Lomba ditujukan untuk Cowok.
  5. Sistem Gugur.
  6. Di pilih pemenang tunggal.




Syarat dan Ketentuan Lomba Membuat Desain Poster
“Ajakan Go Green dan Mencintai Lingkungan”

  1. Lomba terbuka untuk seluruh Mahasiswa Aktif PDEB SV UGM.
  2. Lomba dibuka mulai tanggal 20 February hingga tanggal 24 February Pukul 07.00
  3. Lomba terbuka untuk perorangan
  4. Poster dalam format “.jpg”. Ukuran A3 (30 x 42 cm) dan berwarna.
  5. Peserta diwajibkan menulis Nama dan NIM di pojok kanan bawah poster.
  6. Karya yang diikutsertakan merupakan karya asli dan belum pernah dipublikasikan
  7. Peserta diperbolehkan mengirim maksimal 3 karya.
  8. Kirim karya ke : cumy2rawa@hotmail.com dengan subyek Poster PALAFNE dan menyertakan Nama Lengkap, NIM, Facebook dan Nomor Handphone.
  9. Hasil lomba diumumkan pada tanggal 24 February Pukul 17.00 melalui pesan singkat setelah dipamerkan dan di voting oleh Mahasiswa PDEB SV.

Total Doorprize : 1 Kaos Outdoor, 5 Sendal Tracking, Voucher Makan Gratis dan Sticker.

Ttd,
Panitia Pelaksana HUT PLF ke-24

Selasa, Januari 24, 2012

Pendidikan Lanjut Air Lingkaran

 Perjalanan Awal Lingkaran! Pendidikan Lanjut Air.

Saya selaku penulis memohon maaf atas keterlambatan Field Report ini. Karena terdapat beberapa alasan dan terpotong waktunya oleh liburan.

Hari Senin tanggal 22-23 January 2012, Dewan Pengurus PALAFNE mengadakan Pendidikan Lanjut untuk teman-teman Anggota Muda Angkatan Lingkaran. Persiapan dimulai dari 2 minggu sebelum kegiatan berlangsung. Selama 2 minggu, para Lingkaran mulai belajar menjadi Panitia Pelaksana setelah diberikan Pendidikan Kepanitiaan sebelumnya. Mereka belajar berkoordinasi, saling mengontrol dan mengingatkan. Ya, disinilah proses awal yang sebenarnya.

Setelah semua peralatan terkumpul, materi sudah didapatkan sebelumnya dan pada akhirnya mereka semua siap untuk melaksanakan Pendidikan Lanjut ini. Keberangkatan ke Magelang saya lupa jelasnya karena banyak yang berbeda jam keberangkatannya, tetapi Lingkaran tetap bersama-sama ke Magelang di temani Operasional PALAFNE. Setelah itu Tim Lingkaran mempersiapkan seluruh peralatan yang akan digunakan pada pengarungan pagi hari esok dan langsung terlelap diatas tikar.

22 January 2012 Pukul 05.00, Tim Lingkaran saling membangunkan dan setelah itu mempersiapkan makanan, snack dan peralatan yang akan digunakan dalam pengarungan pertama hari 1. Setelah semua makan, langsung Tim Lingkaran dan Tim Hura Hore saling berebutan untuk memilih pelampung yang terbaik. “Selamatkan diri kalian! Karena bagaimanapun alat itu merupakan nyawa kita.” tentunya setelah dia mendapatkan pelampung yang terbaik kata Jul. Sekitar 06.30 semua Tim (2 Perahu) berangkat ke Start Point Sungai Elo.
Sesampainya di Start Point kami langsung cek dan ricek seluruh peralatan, disini kesalahan yang sangat fatal dilakukan teman-teman Lingkaran, mereka meninggalkan seluruh Carabiner Oval di Base Camp dan belum memberikan izin ke Polres dekat Start Point (saya lupa nama daerah Polresnya). Ya, karena ada satu motor untuk Tim Dokumentasi, akhirnya Zaky dan Agus kembali lagi ke Base Camp dan menyelesaikan seluruh tugas-tugasnya. Ini menyebabkan mundurnya waktu pengarungan sekitar 40 menit.

Zaky dan Agus sudah tiba dan langsung memompa perahu, memasang body flip dan pemanasan. Perahu Lingkaran di isi oleh Zaky, Agus, Upil, Anis, Ilham, Dimas dan Budi (Pemateri). Perahu Tim Hura Hore di isi oleh Jul, Umam, Aik, Gentong, Ipunk (Joker), Yudha (Simpatisan) dan Mbak Astrid (Simpatisan). Pengarunganpun dimulai, Tim Hura Hore menunggu dibawah Jembatan Blondo selaku Tim Rescue dan seluruh teman-teman Lingkaran Renang Jeram dari Start Poin-Jembatan Blondo, setelah itu latihan dayung lagi di bawah Jembatan Blondo untuk memantapkan dayungan dari teman-teman Lingkaran.

Setelah semua dayungan dari teman-teman Lingkaran hampir sempurna, mereka langsung melaksanakan pengalaman pertama mereka berarung jeram. Sesampainya di bawah Jembatan Bambu, Tim Lingkaran melaksanakan lagi materi flip-flop dan di Kedung Celeng melaksanakan materi Rescue (melempar throwing bag), perahu Tim Hura Hore pun sempat wrapping di sini. Semua materi sudah didapatkan, sekarang semua tim sudah sampai di Rest Area dan sudah ada Tim Dokumentasi yang siap memotret kami. Istirahatlah kami dengan ditemani rokok, roti-roti dan es kelapa muda.
Setelah semua tim merasa cukup untuk beristirahat, langsung semuanya mengecheck kembali tekanan perahu dan memakai kembali helm, pelampung dan tidak lupa juga body flip untuk Tim Lingkaran. Di sini Tim Lingkaran melakukan pengarungan seperti biasa hingga finish, tidak ada materi lagi setelah beristirahat di Rest Area. Ketika kami hampir sampai di Finish, Tim Dokumentasi sudah siap memotret kami dari pinggir sungai dan sampailah kami di Finish Point. Karena mobil penjemput perahu kami belum tiba, akhirnya main-mainlah kita di Finish Point, seperti lomba cepat dayung dan bermain di standing wave sekitar finish.

Akhirnya mobil penjemputpun tiba, kami langsung mengangkat perahu, memasukan dayung dan masuk ke dalam mobil. Di Base Camp sudah tersedia makanan yang sebelumnya sudah di pesan, semuanya melahap makanan itu sampai tidak ada sisa. Makan selesai dan dilanjutkan oleh udutan, setelah itu Tim Lingkaran berangkat kembali ditemani oleh Tim Hura Hore.

Pada pengarungan kedua hari 1 ini tidak ada yang berbeda dengan pengarungan pertama, hanya saja Tim Hura Hore banyak berganti orang, di isi oleh Jul, Umam, Gilang, Ipunk, Wanto, dan Yasa, kali ini hanya di isi oleh 6 orang. Pada pengarungan kedua ini, Pendamping yang berangkatan Legenda (Jul, Umam, Gilang, Dimas) juga ikut merasakan renang jeram, karena ingin merasakan lagi renang jeram. Pengarunganpun dimulai lagi kali ini, materi masih sama seperti pengarungan hari pertama.

Kedung Celeng, Keriting dan Rest Area, setelah itu melewati jeram Tapak dan sampai lagi di Finish Point. Sesampainya di Base Camp sudah ada makanan lagi yang menunggu para pengarung ini. Makan dan udut selesai, mereka langsung bergegas untuk mandi dan dilanjutkan kembali dengan Evaluasi Kegiatan. Setelah itu mereka semua beristirahat, karena masih ada 2 trip lagi yang akan mereka laksanakan besok.

24 January 2012, Pukul 05.00 semua Tim Lingkaran sudah bersiap-siap. Ada yang memesan makanan dan mempersiapkan peralatan. Makanan pagi ini datang, semuanya langsung melahap makanan itu dan mobil penjemput pun juga datang. Semua Tim Lingkaran sudah siap untuk melaksanakan pengarungan hari ini dengan materi Skippering. Semuanya pun langsung naik ke mobil menuju ke Start Point.

Hari ini Tim Lingkaran hanya sendiri, tidak ada perahu pendamping. Mereka hanya ditemani oleh Budi dan Dimas. Langsung saja dari start mereka menyekipperi perahu PALAFNE hingga finish. Saya tidak tahu waktu pastinya dalam pengarungan pertama hari 2 ini karena saya tidak mengikutinya. Tiba-tiba datang Ilham dan Zaky ke Base Camp dengan berjalan kaki, kami yang di Base Camp pun menanyakan “Kok pengarungannya cepet banget? Katanya jam 1 baru selesai?” Zaky pun menjawab, “Anu mas, Dry Bag nya ketinggalan jadi kita mau pinjam motor buat kembali lagi ke Rest Area”. “Aduuh, yaudah cepat!” jawab saya.

Kali ini saya sudah benar-benar kecewa dengan kecerobohan Tim Lingkaran dan memang berencana memberikan punishment kepada mereka yang ceroboh tersebut, karena kejadian fatal ini sudah terjadi 2 kali (pengarungan pertama hari 1 saat di start dan sekarang). Akhirnya merekapun mendapatkan Dry Bagnya di Rest Area, dan mobil penjemputpun sampai di Base Camp. Seperti biasa, mereka makan siang.

Sama seperti hari sebelumnya, di pengarungan kedua ini tidak ada materi yang berbeda, hanya saja pendampingnya yang berbeda. Tim Lingkaran didampingi oleh Umam (Operasional PLF) dan Dimas selaku Pemateri. Semua jeram pun mereka lewati dan setelah saya menanyakan kepada Operasional PALAFNE, saya puas dengan progress materi yang mereka dapatkan, tetapi tetap ada kekurangan dalam materi renang jeram.  Setelah itu mereka mengecheck peralatan, makan dan membersihkan diri.

Setelah semuanya selesai, Humas langsung menghubungi mas Icik-Icik yang mau membantu kami dalam penjemputan perahu (Terima kasih sekali untuk mas Icik-Icik) dan kami langsung evaluasi kegiatan untuk hari ini. Sekitar jam 20.00 kami dijemput, dan langsung mengangkat perahu ke mobil. Semuanya langsung membersihkan Base Camp dan pamit ke mas Rosyid. Akhirnya setelah sampai Jogja, kamipun kembali ke rutinitas awal kami.

Terima kasih kepada KELAPA karena Perahunya sangat mendukung kami..
Terima kasih kepada mas Rosyid yang sudah menyediakan Base Camp dan Perahu untuk kami..
Terima kasih kepada mas Icik-Icik sudah mau membantu kami dalam transportasi perahu..
Terima kasih kepada Operasional PALAFNE selaku fasilitator Pendidikan Lanjut Air ini..
Terima kasih kepada mas Budi dan Dimas sudah mau menjadi Pemateri..
Dan sekali lagi terima kasih semuanya yang tidak bisa disebutkan satu-persatu, karena gak ada loh gak rame..

Oleh : Muhammad Zulfadillah